--
Motivasi Menulis

Physical Distancing Saat PPKM Diberlakukan Tekan Aktivitas Masyarakat

 

Surabaya – Konsisten terhadap pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Polrestabes Surabaya membuktikannya bukan hanya sekedar slogan saja, namun semua itu diaplikasikan dalam bentuk tindakan, diantaranya dengan cara mengurangi aktivitas masyarakat utamanya berada ditengah Kota Surabaya. Kedua ruas Jalan  Darmo dan Jalan Tunjungan tersebut terpilih karena diketahui sering dijadikan tempat berkumpul dan menimbulkan kerumunan. Itupun masih sering dijumpai orang bergetombol. Sehingga Physical Distancing pada saat PPKM ini, akan di memberlakukan kawasan tersebut.

Polrestabes Surabaya  bersama Pemkot Surabaya akan kembali menerapkan kawasan Physical Distancing di Kedua Ruas Jalan tersebut. Penutupan akan dilakukan untuk mengurangi mobilitas warga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal tersebut diungkapkan oleh AKBP Teddy Candra Kasat Lantas Polrestabes Surabaya yang mengatakan, setelah mengadakan rapat dengan Dishub dan TNI, sepakat Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan akan ditetapkan sebagai kawasan Physical Distancing.

“Mulai Senin-Kamis, ditetapkan sebagai kawasan Phsyical Distancing penutupan mulai pukul 22.00 wib – 05.00 wib,” sebut AKBP Teddy. Sedangkan untuk akhir pekan, atau weekend hari Jumat hingga Sabtu mulai pukul 20.00 wib hingga 08.00 wib dan kebijakan ini berlaku sampai penerapan PPKM berakhir.

“Termasuk penutupan saat weekend yakni di Jalan Mayjen Sungkono dan penutupan Physical Distanding ini berlaku hingga PPKM. Penetapan penutupan Physical Distanding di Raya Mayjen Sungkono sendiri mulai Adityawarman depan KPU sampai TMP Satelit, baik sisi barat maupun timur”, tambah Teddy.

Sebelumnya, di Jalan Tunjungan Surabaya dan Jalan Raya Darmo dilakukan penutupan oleh Pemkot Surabaya dan Satlantas Polrestabes untuk mengurangi mobilitas warga selama PPKM.

Penutupan Jalan Darmo dan Tunjungan sebagai kawasan Physical distancing akan dilakukan pada Jumat dan Sabtu. Penutupan dimulai pada pukul 20.00 wib hingga 08.00 wib.

Pertimbangannya diberlakukannya PPKM minggu kedua. Seperti kita ketahui setiap weekand, malam sabtu, malam minggu selalu ramai sehingga diberlakukan guna meminimalisir mobilitas pergerakan baik orang maupun kendaraan.

Harapannya, tidak ada aktivitas kendaraan maupun orang dikawasan dua ruas jalan tersebut mulai pukul 20.00 wib sampai keesokan harinya pukul 08.00 wib guna mengurangi penyebaran Virus Corona-19.

Dalam penutupan jalan tersebut, Teddy menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pihak Dishub Kota Surabaya dalam hal ini Pak Irvan selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Makanya kegiatan PPKM ini bisa kami lakukan. Karena kita mem-back up Pemerintah Kota, sedangkan TNI/Polri bersinergi agar prosesnya berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Labels: surabayaraya

Thanks for reading Physical Distancing Saat PPKM Diberlakukan Tekan Aktivitas Masyarakat. Please share...!

0 Komentar untuk "Physical Distancing Saat PPKM Diberlakukan Tekan Aktivitas Masyarakat"

Back To Top